Visi
“Terwujudnya Lulusan yang berkarakter, berkualitas dan berwawasan global”
Misi
- Menyelenggarakan pembelajaran yang berpusat pada murid, mengintegrasikan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler yang memperkuat akhlak mulia.
- Mengembangkan kewargaan yang berkebinekaan global melalui pembelajaran kontekstual yang menghargai budaya lokal Batam dan mempersiapkan murid untuk berkontribusi dalam masyarakat global.
- Mendorong penalaran kritis dan kreativitas murid melalui pendekatan pembelajaran mendalam yang mengaitkan materi dengan konteks nyata, memanfaatkan potensi lingkungan, dan merangsang inovasi.
- Memfasilitasi kolaborasi dan komunikasi efektif melalui kegiatan kelompok, diskusi, dan proyek penguatan Dimensi Profil Lulusan yang melibatkan murid, pendidik, dan komunitas.
- Menumbuhkan kemandirian murid melalui pembelajaran yang mendorong refleksi diri, pengambilan keputusan, dan tanggung jawab terhadap proses belajar mereka.
- Mempromosikan kesehatan fisik dan mental murid melalui kegiatan ekstrakurikuler, pembiasaan hidup sehat, dan lingkungan belajar yang aman serta menggembirakan.
- Meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan melalui pengembangan profesional yang berkelanjutan, berbasis refleksi dan kolaborasi, untuk mendukung pencapaian visi sekolah.
- Melibatkan pemangku kepentingan, termasuk orang tua, komite sekolah, dan masyarakat, dalam mendukung pembelajaran yang relevan dan memperkuat ekosistem pendidikan di Batam.
TUJUAN
1. Keimanan dan Ketakwaan: Memastikan 90% murid dapat mempraktikkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, seperti berdoa sebelum dan sesudah belajar serta menunjukkan sikap hormat kepada sesama, diukur melalui observasi pendidik dan pembiasaan.
2. Kewargaan: Meningkatkan pemahaman 85% murid tentang keberagaman budaya lokal Batam melalui kegiatan kokurikuler, seperti permainan daerah, diukur melalui hasil proyek dan kuesioner murid.
3. Penalaran Kritis: Mengembangkan kemampuan 80% murid untuk menganalisis masalah sederhana dalam pembelajaran berbasis proyek, diukur melalui asesmen formatif dan portofolio.
4. Kreativitas: Memastikan 80% murid menghasilkan karya kreatif berbasis budaya lokal, seperti kerajinan tangan atau cerita rakyat, diukur melalui portofolio dan presentasi proyek.
5. Kolaborasi dan Komunikasi: Melibatkan 90% murid dalam kegiatan kelompok, seperti proyek lingkungan sekolah, untuk membangun kerja sama, diukur melalui observasi dan refleksi kelompok serta dapat menyampaikan ide secara lisan melalui presentasi yang diukur melalui rubrik presentasi.
6. Kemandirian: Mendorong 85% murid untuk membuat jurnal refleksi diri mingguan tentang proses belajar mereka, diukur melalui kelengkapan jurnal dan umpan balik pendidik.
7. Kesehatan: Memastikan 100% murid mengikuti pembiasaan hidup sehat, seperti senam pagi dan edukasi pola makan sehat, diukur melalui laporan kegiatan ekstrakurikuler.
8. Mencapai 80% tingkat keberhasilan implementasi kurikulum berbasis Dimensi Profil Lulusan , diukur melalui Rapor Pendidikan, hasil asesmen, dan refleksi pendidik serta memastikan tingkat kepuasan murid dan orangtua melalui kuisioner kepuasan.